MU

11 Poin Penting Dalam Menulis Personal Statement Untuk Kuliah Ke Luar Negeri

14 Apr 2022  |  42x | Ditulis oleh : Admin
11 Poin Penting Dalam Menulis Personal Statement Untuk Kuliah Ke Luar Negeri

Melanjutkan kuliah ke luar negeri tentunya menjadi impian banyak orang. Pada kenyataannya kuliah di luar negeri memang menjanjikan dan yang tepenting kualitas pendidikan yang jauh lebih baik. Selain itu berbagai fasilitas pendidikan dapat kamu nikmati selama kuliah disana. Jika kamu berkeinginan melanjutkan kuliah keluar negeri begitu besar, mengambil beasiswa adalah salah satu solusi yang bisa kamu pilih.

Untuk mendapatkan beasiswa tersebut, selain memenuhi persyaratan akademis, termasuk skor bahasa Inggris yang valid. Universitas-universitas di luar negeri seringkali meminta calon mahasiswa untuk menuliskan personal statement atau esai pribadi. Sebelum kamu membuat personal statemen, untuk memudahkan menulisnya kamu bisa mengikuti beberapa Tips personal statement yang banyak terdapat di internet.

Personal statement adalah contoh tulisan kamu biasanya sekitar dua halaman panjangnya, yang menggambarkan alasan-alasan kamu memilih program studi, tujuan studi, riset yang diminati, kontribusi khusus yang dapat kamu berikan kepada program studi tersebut. Esai pribadi yang bagus biasanya memperlihatkan lima hal

  1. Kemampuan kamu dalam menulis, termasuk tata bahasa, tanda baca, pengaturan tulisan, kreativitas dan ekspresi.
  2. Hubungan antara latar belakang pendidikan atau pengalaman dan tujuan di masa depan
  3. Alasan-alasa program studi yang kamu pilih
  4. Prestasi atau keunikan apa yang kamu miliki dapat memperkaya program studi
  5. Semua tersebut diatas untuk menunjukkan bahwa kamu adalah asset bagi Universitas dan area studi, terutama dalam karier kamu di masa depan.

Personal statement harus menceritakan kelebihan-kelebihan dan kesesuaian kamu untuk program akademis yang kamu pilih. Tulislah dalam gaya akademis yang berfokus pada subjek. Struktur tulisan harus seputar pada minat kamu, dan juga fokus pada ide-ide dan aktivitas yang khusus.

Dalam proses penulisan, pastikan ada cukup waktu untuk menuliskan esai pribadi kamu dan waktu yang ideal untuk mempersiapkannya adalah sedikitnya satu bulan. Berikan penjelasan mengapa kamu memilih program tersebut. Menunjukkan antusiasme dan komitmen untuk program yang dipilih.

Berikan jawaban tentang manfaat yang diharapkan dari program tersebut dan juga keahlian dan pengalaman yang dimiliki yang menjadikan kamu kandidat yang tepat. Untuk memudahkan penulisan, buat kerangka untuk setiap paragraph sebelum menulis untuk memastikan semua pertanyaan yang diajukan terjawab.

Dalam menulis personal statement, perlu diperhatikan beberapa poin berikut ini:

  1. Jadilah diri sendiri, jangan menggunakan kata-kata atau gaya menulis yang tidak biasa kamu gunakan
  2. Tulislah dengan jelas, ringkas dan langsung pada pokok penulisan. Buatlah setiap kata bermakna
  3. Tulis dalam kalimat aktif
  4. Jangan menulis autobiografi. Tunjukan kesesuaian kamu dengan program akademis yang dituju, bukan menceritakan kisah hidup kamu
  5. Hindari menuliskan hal-hal yang kamu piker mengesankan. Seperti kutipan kata-kata cerdas, bahasa yang berbunga-bunga dan lain sebagainya
  6. Jangan mengulang-ulang satu ide terlalu sering
  7. Ada transisi antara paragraph
  8. Ikuti petunjuk tentang panjang tulisan. Jika tidak ada arahan, tulis sepanjang 1,5-2 halaman dengan spasi tunggal
  9. Akhiri esai kamu dengan kesimpulan yang mengacu pada perkenalan, hubungkan dengan tema atau berikan lagi ringkasan poin-poin utama kamu
  10. Revisi tulisan kamu
  11. Mintalah pendapat atau saran orang lain dan periksa kembali tulisan kamu.

Jika kamu ingin tahu lebih jauh tentang menulis personal statement yang bagus dan benar dan juga bagaimana agar dapat lolos mendapatkan beasiswa ke luar negeri, kamu bisa mengunjungi situs www.schoters.com. Semoga bermanfaat.

Baca Juga: